Digital Collaborative Consumption - The Business Model of Oona


Pada tanggal 19 September 2018 lalu bertempat di lantai 6 Telkom Landmark Tower Jakarta, diadakan Oona Media Launch yang mengundang rekans media dan juga partner dari Oona. Dalam event tersebut dilakukan sharing tentang produk Oona.

Oona diusung oleh Metranet yang merupakan anak perusahan dari Telkom bekerjasama dengan OMI (Oona Media Indonesia). Oona merupakan mobile platform yang menyediakan layanan TV Lokal dan Global serta layanan VoD.

Business model yang digunakan adalah Digital Collaborative Consumption yang melibatkan tiga kelompok yaitu penyedian content, digital fasilitator (Oona) dan konsumen dalam hal ini pengguna aplikasi Oona.

Oona Media Launch

Oona yang saat ini sudah diunduh oleh hampir 1 juta baik di Google Play Store maupun IOS memberikan layanan TV dan Video secara gratis bagi penggunanya, bahkan penggunanya akan memperoleh poin bila melihat iklan serta bisa di-redeem dengan berbagai voucher menarik dari merchant yang bekerjasama. Jadi revenue atau pendapatan yang diperoleh melalui iklan akan di-share ke pemilik content dan juga ke pengguna.

Oona Product Presentation

Menurut hemat saya kunci sukses atau key success factor adalah terletak pada bagaimana Oona dapat menggandeng content yang menarik dan pada platform yang reliable serta sophisticated berbasis big data sehingga mampu memberikan atau merekomendasikan content bagi pengguna serta ads targeted yang menarik bagi brand atau advertiser untuk melakukan campaign di Oona.



Setelah engagement user bagus, Oona perlu mengembangkan revenue stream yang nggak hanya based on advertising but also using Pay per View untuk content yang premium.


Comments