Saturday, May 28, 2016

Driven by Digital Leadership - Pemikiran Dr. Muhammad Awaluddin CEO CFU Enterprise Telkom Group tentang Transformasi Digital di Microsoft


Hari Kamis lalu, Satya Nadella berkunjung ke Jakarta. Jadwalnya sangat padat, selain sebagai Keynote Speech pada acara Developer Festival 2016 yang bertempat di Ritz Carlton Pacific Place, juga melakukan berbagai pertemuan penting, salah satunya adalah dengan BoD Telkom Group.

Pak Awaluddin sebagai CEO CFU Enterprise Telkom Group yang ikut dalam pertemuan tersebut, menganalisis dan menyampaikan pandangannya setelah berdiskusi singkat dengan Satya Nadella. Berikut saya pemikiran Pak Awaluddin tersebut, sesuai dengan asli-nya tanpa saya edit.

Monday, April 25, 2016

Segmen Data, Internet & IT Services Telkom Group Tumbuh 37,5% Tahun 2015


Pada hari Jumát tangggal 22 April 2016 lalu telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2015 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berlangsung di Jakarta. Dalam RUPST tersebut salah satunya disampaikan kinerja perusahaan.

Pada tahun 2015 Telkom membukukan kinerja keuangan yang sangat baik ditandai dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 102,47 triliun atau tumbuh 14,2%. Ini untuk pertama kalinya pendapatan menembus angka Rp 100 triliun.

Saturday, April 2, 2016

Surat Edaran Kominfo Indonesia 2016 tentang Layanan Over The Top - OTT


Apresiasi untuk Pemerintah Indonesia yang barusan mengeluarkan Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia nomor 3 tahun 2016 tentang Penyediaan Layanan Aplikasi Dan/Atau Konten Melalui Internet (Over The Top) pada tanggal 31 Maret 2016.

Meskipun terlambat menyikapi kehadiran dan perkembangan layanan OTT di Indonesia yang begitu pesat, paling tidak Surat Edaran ini dapat dijadikan rujukan bagi pemain OTT agar comply dengan regulasi di Indonesia.

Friday, April 1, 2016

Aplikasi Digital untuk Jasa Rumah Tangga Mulai Menggeliat


Layanan aplikasi digital di bidang transportasi seperti Uber, Grab dan Gojek banyak menuai protes dari pelaku industri tansportasi konvensional (reguler), karena dianggap pesaing yang tidak memerlukan izin, kewajiban kir dan membayar pajak.

Berbeda dengan apikasi digital untuk jasa rumah tangga yang menghubungkan penjual jasa di rumah tangga seperti tukang AC, tukang taman, tukang sofa, tukang cat dan lain-lain dengan konsumen rumah tangga, yang dianggap sangat membantu bagi penjual jasa maupun penggunanya.

Monday, March 14, 2016

Bank vs Telco on Digital Content Payment


Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, Direct Carrier Billing (DCB) Solusi untuk Pembayaran Konten Digital dengan Potong Pulsa, bahwa market digital content di Indonesia sangat menjanjikan yang mencapai 3 trilyun rupiah dengan CAGR sebesar 25%. Pembelian digital content tersebut saat ini dapat dilakukan dengan kartu kredit dan potong pulsa (DCB - Direct Carrier Billing).

Pagi ini saya baca harian Kompas, yang menarik adalah adanya iklan dari Bank BCA yang menawarkan pembelian video dengan sistem paket di Google Play Store. Hal ini penting untuk dicermati oleh pemain Telco, karena merupakan pesaing utama dalam hal pembayaran digital content di Smartphone.

Contact Form

Name

Email *

Message *