Raksasa investasi asal Jepang, SoftBank Group, resmi menuntaskan komitmen investasi raksasa senilai $41 miliar (sekitar Rp631 triliun) di OpenAI. Langkah ini menandai salah satu taruhan terbesar dalam sejarah industri teknologi, sekaligus mengukuhkan posisi SoftBank sebagai pemegang saham signifikan di perusahaan pengembang ChatGPT tersebut.
Berdasarkan laporan David Faber dari CNBC, SoftBank mengirimkan termin terakhir sebesar $22 miliar hingga $22,5 miliar pada pekan lalu. Dengan rampungnya transaksi ini, SoftBank kini menguasai sekitar 11% saham di OpenAI.
Struktur Investasi yang Agresif
Rangkaian pendanaan ini tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan melalui strategi sindikasi dan modal langsung:
Investasi Langsung: SoftBank sebelumnya telah menyuntikkan $7,5 miliar.
Sindikasi: Mereka mengoordinasikan dana sebesar $11 miliar bersama investor mitra.
Pembayaran Final: Dana tunai sebesar lebih dari $22 miliar yang baru saja dikirimkan melengkapi total komitmen menjadi $41 miliar.
Pada awal tahun 2025, investasi ini didasarkan pada valuasi pre-money OpenAI sebesar $260 miliar, dengan kesepakatan bahwa dana akan dikucurkan secara bertahap dalam periode 12 hingga 24 bulan.
Demi Infrastruktur "Stargate" dan Masa Depan AI
Dana jumbo ini bukan sekadar modal kerja biasa. Sebagian besar dialokasikan untuk menyokong Stargate, sebuah proyek joint venture infrastruktur AI ambisius antara OpenAI, SoftBank, dan Oracle.
Langkah ini sangat krusial mengingat OpenAI telah berkomitmen mengeluarkan lebih dari $1,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur selama beberapa tahun ke depan. Komitmen ini mencakup perjanjian besar dengan produsen chip ternama seperti Nvidia, AMD, dan Broadcom guna memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meledak.
Strategi "Jual Saham demi OpenAI"
Untuk mengamankan likuiditas bagi investasi ini, CEO SoftBank Masayoshi Son melakukan langkah strategis yang berani. Bulan lalu, SoftBank melikuidasi seluruh kepemilikan sahamnya di Nvidia senilai $5,8 miliar.
Selain itu, SoftBank terus memperkuat ekosistem AI-nya dengan mengakuisisi perusahaan investasi pusat data, DigitalBridge, senilai $4 miliar pada minggu ini. Hal ini menunjukkan visi Son untuk menguasai seluruh rantai nilai AI, mulai dari infrastruktur pusat data hingga model bahasa tercanggih.
Persaingan Valuasi dan Investor Raksasa
OpenAI kini menjadi magnet bagi perusahaan Blue Chip dunia. Selain dukungan abadi dari Microsoft, startup yang dipimpin Sam Altman ini juga dilaporkan sedang menjajaki potensi investasi lebih dari $10 miliar dari Amazon.
Bahkan, Disney baru-baru ini bergabung sebagai penyokong melalui investasi ekuitas senilai $1 miliar. Kesepakatan unik dengan Disney ini memungkinkan pengguna generator video OpenAI, Sora, untuk menciptakan konten menggunakan karakter berlisensi resmi seperti Mickey Mouse.
Kesimpulan: Menuju IPO?
Dengan arus modal yang begitu masif dan restrukturisasi menuju entitas profit, OpenAI dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk penawaran umum perdana (IPO). Dukungan penuh dari SoftBank memberikan stabilitas finansial bagi OpenAI untuk terus memimpin perlombaan menuju Artificial General Intelligence (AGI) di tengah persaingan ketat dari Google dan Meta.

Comments
Post a Comment