Di Balik Layar: Pengiriman Makanan Dron di Finlandia – Kecepatan, Efisiensi, dan Penaklukan Cuaca Nordik

Cuaca di Finlandia terkenal sangat tidak bersahabat—dingin, berangin, dan seringkali bersalju. Meskipun menghadapi tantangan iklim yang ekstrem tersebut, pesanan makanan Anda kini berpotensi diantarkan langsung oleh pesawat nirawak (dron).
Inovasi logistik mutakhir ini menjadi fokus utama dalam kemitraan tiga pihak yang menarik, yang diungkapkan secara eksklusif oleh wirausahawan Finlandia, Ville Leppälä, kepada TechCrunch. Kemitraan ini melibatkan perusahaan pengiriman dron asal Irlandia Manna, platform pengiriman makanan global Wolt (yang dimiliki oleh DoorDash), dan startup dapur awan milik Leppälä, Huuva.
Huuva: Memperluas Akses Kuliner di Pinggiran Kota
Huuva, yang namanya berarti "cerobong asap dapur" (kitchen hood), berhasil meraih pendanaan awal (seed round) yang dipimpin oleh General Catalyst pada tahun 2022. Komitmen Huuva adalah untuk menghadirkan hidangan berkualitas ke kawasan pinggiran kota (suburbs). Meskipun telah berevolusi dari asal-usulnya sebagai dapur awan, bisnisnya masih sangat bergantung pada teknologi pengiriman—dan kini, meliputi penggunaan dron.
Leppälä memandang Espoo, yang merupakan bagian dari kawasan metropolitan Helsinki, sebagai lokasi yang sangat ideal untuk konsep ini. Meskipun pinggiran kota Eropa tidak seluas di Amerika Serikat, penduduk yang tinggal, bekerja, dan belajar di tempat-tempat seperti Espoo kerap kekurangan variasi pilihan makanan yang tersedia di ibu kota. Huuva memungkinkan mereka memesan hidangan populer dari berbagai merek restoran mitra, dan dron membantu pesanan tersebut tiba dengan lebih cepat, papar Leppälä.
![]() |
| Tracking Pengiriman Menggunakan Aplikasi |
Saat memesan dari lokasi Niittari di Espoo, pelanggan Wolt akan menerima notifikasi yang jelas: “Jika tersedia, kami akan mengirim pesanan Anda dengan dron.”
Keunggulan Operasional dan Manfaat Ekonomi Unit
Manna membawa rekam jejak yang kuat dari Dublin, dengan berhasil menyelesaikan lebih dari 50.000 pengiriman. Setelah izin yang sesuai diperoleh, operasi di Finlandia dimulai dengan cepat. Menyusul fase percontohan pada Februari, dron telah beroperasi penuh selama dua bulan terakhir di Espoo, berangkat dari landasan peluncuran yang berbagi lokasi dengan toko grosir khusus pengiriman, Wolt Market.
![]() |
| Dron sedang membawa makanan |
Bagi pengguna akhir, hal ini berarti mereka dapat menggabungkan berbagai jenis makanan dari merek mitra Huuva dan menambahkan beberapa bahan makanan dalam satu pesanan. Setiap dron mampu membawa beban sekitar 4.4 pon (sekitar 2 kg), dan Manna dapat mengirimkan dua dron secara simultan.
Kecepatan adalah keunggulan utama. Berbeda dengan pengemudi konvensional, dron tidak akan terjebak dalam kemacetan saat jam makan siang. Menurut Leppälä, hal ini merupakan kunci untuk memastikan makanan tiba dalam kondisi segar. Selain itu, hal ini juga berdampak positif pada keberlanjutan ekonomi unit pengiriman Huuva.
Pengiriman reguler saat ini diperkirakan menelan biaya €5-6 (sekitar $6-8) per pesanan.
Pengiriman dron diperkirakan dapat menekan biaya hingga €1 ($1.16) per pesanan.
Menghadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
Meskipun cuaca Finlandia menjadi tantangan, dron Manna yang berasal dari Irlandia telah diuji secara menyeluruh untuk angin dan hujan lebat, kondisi yang secara efektif juga mencakup salju.
![]() |
| Makanan sampai ke customer |
Namun, pembentukan es (icing) menimbulkan tantangan tambahan. Menurut kepala operasi dan pemeliharaan lokal, Makar Nalimov, dalam kasus tersebut, perusahaan akan menggunakan metode pengiriman alternatif. Hal ini penting karena penggunaan bahan kimia untuk menghilangkan es (de-icing) dilarang ketika melibatkan produk makanan.
Protokol Keselamatan dan Kendali Misi
Proses logistik pengiriman dron dilakukan dengan sangat cermat. Pekerja pengiriman menggunakan skuter listrik untuk mengambil pesanan dari dapur dalam tas berinsulasi panas, lalu menyerahkannya kepada operator Manna. Di bawah pengawasan Nalimov, pesanan diletakkan di atas timbangan dan diimbangi beratnya sebelum dimasukkan ke dalam tas khusus yang disetujui oleh regulator.
Tas yang tahan cuaca hanyalah salah satu dari banyak langkah keselamatan yang diterapkan Manna. Baterai dron ditukar secara sistematis agar selalu terbang dengan daya penuh. Selain itu, terdapat redundansi di semua tingkat sistem, kesiapsiagaan untuk berbagai skenario insiden, dan sebagai upaya terakhir: parasut.
Meskipun Manna memiliki staf di lapangan, Pusat Kendali Misi (Mission Control) terletak di Irlandia. Di sana, operator menilai peta LiDAR, meninjau rencana penerbangan, dan menentukan lokasi jatuhnya pin bagi dron untuk mengirimkan paket dalam radius pendek dari lokasi pelanggan. Apabila kondisi tidak memenuhi syarat, pesanan akan dikembalikan kepada kurir. Jika disetujui, dron akan mengambil gambar lokasi pendaratan untuk konfirmasi akhir oleh manusia sebelum menurunkan paket menggunakan tali yang dapat terurai secara hayati (biodegradable rope).
Prospek Masa Depan Logistik
Proses ini kini telah menjadi rutinitas bagi staf lokal Manna, yang semakin sibuk. Nalimov dan timnya saat ini menangani puluhan pengiriman per hari dan bersiap dengan penuh keyakinan untuk menghadapi musim dingin operasional pertama mereka di Finlandia.
Adapun Huuva, perusahaan ini siap untuk menggandakan pengiriman dron di Espoo, termasuk potensi lokasi baru di mana landasan peluncuran dapat ditempatkan cukup dekat dengan dapur sehingga penyerahan pesanan dapat dilakukan melalui jendela.
Inisiatif di Finlandia ini jelas menunjukkan bagaimana gabungan teknologi dron, efisiensi ekonomi, dan kerjasama strategis antarpersahaan dapat mengubah lanskap pengiriman last-mile, menetapkan standar baru bagi kecepatan dan layanan pelanggan di masa depan.



Comments
Post a Comment