Uber dan WeRide Mengimplementasikan Layanan Robotaksi Otonom Sepenuhnya di Abu Dhabi, Menjadi Pasar Keempat Uber untuk Operasi Tanpa Pengemudi

Uber Technologies, Inc., sebagai entitas global terkemuka dalam bidang transportasi, secara resmi telah memulai operasional komersial Layanan Robotaksi otonom tingkat 4 (autonomi sepenuhnya) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Peluncuran pada 26 November 2025 ini menetapkan Abu Dhabi sebagai pasar keempat Uber yang menyediakan layanan perjalanan tanpa pengemudi secara penuh, menyusul keberhasilan implementasi di Austin, Phoenix, dan Atlanta, Amerika Serikat.
Inisiatif signifikan ini terwujud melalui kemitraan strategis jangka panjang dengan WeRide, sebuah perusahaan teknologi kendaraan otonom terkemuka dari Tiongkok. Implementasi di ibu kota UEA ini secara definitif merupakan yang pelopor bagi layanan robotaksi tanpa pengemudi di seluruh kawasan Timur Tengah.
Penegasan Strategi Kemitraan Otonom Uber
Langkah Uber untuk meluncurkan operasi di Abu Dhabi menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap model bisnis kendaraan otonom yang didasarkan pada aliansi dengan berbagai penyedia teknologi. Sementara di AS Uber berkolaborasi dengan Waymo (anak perusahaan Alphabet), ekspansi ke UEA difasilitasi melalui WeRide.
Kemitraan antara Uber dan WeRide, yang terjalin sejak September 2024, telah melalui fase uji coba yang ketat. Operasional awal dengan operator keselamatan telah diluncurkan di Abu Dhabi pada Desember 2024. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup peluncuran layanan robotaksi beroperator di Riyadh, Arab Saudi, pada Oktober 2025.
Layanan otonom sepenuhnya ini telah memperoleh dukungan regulasi yang substansial, ditandai dengan diterbitkannya izin komersial tingkat kota pertama di dunia untuk operasi tanpa pengemudi sepenuhnya di luar AS oleh Integrated Transport Centre (ITC) Abu Dhabi.
Prosedur Permintaan Layanan dan Proyeksi Ekspansi
Pelanggan di Abu Dhabi kini memiliki kemampuan untuk mengajukan permintaan layanan robotaksi WeRide melalui aplikasi Uber dengan memilih kategori UberX atau Uber Comfort. Untuk mengoptimalkan peluang mendapatkan kendaraan otonom, pengguna dapat memilih opsi "Autonomous" yang telah dikhususkan.
Pada tahap inisial ini, kendaraan tanpa pengemudi akan beroperasi di zona-zona terbatas di Pulau Yas (Yas Island). Demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna, dukungan pelanggan saat perjalanan tersedia melalui aplikasi dan perangkat tablet yang terintegrasi di dalam taksi.
Uber telah mengumumkan rencana ambisius untuk memperluas layanan WeRide ke 15 kota tambahan, termasuk beberapa destinasi di Eropa, selama lima tahun ke depan. Proyeksi ekspansi ini sejalan dengan rekam jejak WeRide yang telah mengoperasikan layanan robotaksi tanpa pengemudi sepenuhnya di kota-kota besar Tiongkok, termasuk Beijing dan Guangzhou.
Meskipun demikian, informasi mengenai struktur pembagian pendapatan (revenue split) antara Uber dan para mitra teknologi otonomnya hingga saat ini masih belum dipublikasikan. Perkembangan ini juga mengindikasikan adanya dinamika kompetitif yang signifikan dalam industri, di mana pesaing utama seperti Lyft juga telah mencapai kesepakatan dengan Waymo untuk implementasi robotaksi di Nashville pada tahun mendatang.
Comments
Post a Comment