Chinese Internet Giants are Entering Indonesia Market


Berdasarkan data Delta Partner bahwa potensi market business digital di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 420 trilyun, dengan CAGR terbesar di sektor ecommerce yaitu sebesar 38%. Tak heran dua raksasa perusahaan China yang berbasis internet sangat agresif ekspansi ke Indonesia yaitu Alibaba Group dan Tencen.

Alibaba Group masuk ke bisnis digital di Indonesia melalui Lazada dan Tokopedia. Sedangkan Tencent masuk ke market Indonesia melalui Shopee, JD.id, Gojek dan Traveloka.

Berikut langkah strategis Alibaba Group untuk masuk ke Indonesia Market,
  • April 2016 - Alibaba menyuntikan dana ke Lazada sebesar US$ 1 milyar. Lazada mengusung model business B2C (Business to Customer) dengan toko online yang memiliki stok barang sendiri ataupun bekerjasama dengan brand dan menjual ke konsumen. Pemain di Indonesia antara lain elevenia, blibli, blanja, JD.id dan Mataharimall.com.
  • Agustus 2017 - Alibaba menginvestasikan dananya sebesar US$ 1,1 milyar ke Tokopedia. Tokopedia mengusung model C2C (Customer to Customer) dimana user dapat memiliki akun dan berperan sebagai penjual dan pembeli atau keduanya sekaligus.
Tencent sejak 2015 juga mulai ke Indonesia, berikut detilnya
  • Oktober 2015 - Tencent melalui JD.com masuk ke market Indonesia dengan meluncurkan JD.id yang fokus pada konsep B2C (Business to Customer).
  • Maret 2016 - membeli saham Sea (yang sebelumnya bernama Garena), sebesar US$ 3,75 miliar. Sea masuk ke Indonesia dengan produknya Shopee dan ssat ini tengah gencar memasarkan games Garena AOV (True Fair Original MOBA on Mobile).
  • Mei 2017 - Tencent menyuntikan dana sebesar US$1,2 miliar atau sekira Rp 16 triliun ke Gojek.
  • Juli 2017 - Tencent melalui JD.com melakukan investasi di Traveloka bersama Expedia Inc. East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com dan Sequoia Capital dengan total senilai US$ 500 juta yang dipimpin oleh Expedia Inc. Adapun Expedia berkontribusi sebesar US$ 350 juta dalam suntikan modal ini.
Selain kedua perusahaan asal China tersebut, Amazon sedang ancang-ancang untuk ekspansi ke Indonesia Market.


Comments