Belajar Menjadi Global Leader di Thunderbird Glendale Arizona USA


Seiring dengan visi Telkom menjadi perusahaan Global dengan melakukan international expansion, hal yang paling penting adalah sumber daya manusia. Telkom merogoh kocek yang cukup dalam untuk membangunan kapabilitas sdm-nya melalui Global Talent Program (GTP) dan International Leadership Development Program (ILDP).

Syukur alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti dua program tersebut. Yang terakhir yaitu ILDP, saya belajar bagaimana cara menjadi Global Leader yang sukses di Thunderbird Glendale Arizona USA. Thunderbird adalah sekolah global business rangking satu di dunia.

Banyak hal yang saya dapatkan dari Thunderbird, untuk men-develop kemampuan saya menjadi seorang global leader. Materi yang diajarkan antara lain meliputi :

  • Regional Business Environment in North America
  • Leading in a VUCA World
  • Mega Trends
  • Global Telecommunication Trends
  • Strategies for Unchartered Markets
  • Global Marketing
  • Thriving in Complexity
  • Adapting in the Wirearchical Organization World
  • Managerial Paradoxes and Decision Making
  • Leadership & Purpose
  • Driving a High Performance Culture
  • From Strategy to Execution
  • Cross-Cultural Communication
  • Executive Presence in a Global Environment
  • Managing Global Teams
  • Role Requirements for Expats
  • Managing External Stakeholders
  • Cross-Cultural Negotiation
  • Preparing for Global Roles
  • Onboarding for Global Roles

Untuk mengukur suksesnya suatu perusahaan ready menjadi perusahaan global, salah satu alat ukur yang digunakan adalah Global Mindset Inventory (GMI). Skala dari GMI mulai dari 1 Not at all, 2 Small extent, 3 Moderate extent, 4 Large extent dan 5 Very Large Extent. Untuk Telkom sendiri dari sampel beberapa karyawan yang dilakukan assesment memperoleh nilai average 3.2.

Bersama Professor Mansour Javidan - Pengarang Handbook Global Mindset

Menurut Thunderbird, untuk menjadi global sukses leader, diperlukan kemampuan global mind-set yang terdiri dari tigal hal yaitu Intellectual Capital - general knowledge and capacity to learn, Psychological Capital - opennes to differences and capacity for change, dan Social Capital - ability to build trusting relationship with and among people who are different from you. 

Comments

  1. sukses pak Setyo, semoga semakin bermanfaat buat semuanya... ;)

    ReplyDelete

Post a Comment